Banyak pengalaman baru dan unik ketika melalui hari2 bersama kembarku Idris dan Ilyas, baik di dalam maupun di luar rumah. Mengikuti pertumbuhan mereka sejak bayi hingga saat ini serasa tak habis2nya, seperti belajar bicara dan mengenal nama satu sama lain. Saat belum saling mengerti, biasanya mereka menyebut nama mereka sendiri dengan nama saudara kembarnya, atau menyebut nama kembarannya dengan nama mereka sendiri. Nah, bingung mungkin. Jangankan mereka, orang dewasa saja kadang2 masih bingung.
"Jika umurmu tak sepanjang umur dunia, maka sambunglah dengan pena.."(Pramoedya Ananta Toer)
Minggu, 26 September 2010
About Twins (part I)
Selasa, 21 September 2010
Ini kisah beberapa tahun lalu saat sulungku berusia 2 tahun, lagi senangnya bertanya ini itu segala hal. Pembicaraan dengan Bapaknya mengenai otak. Sambil berjalan-jalan sore hari kami jelaskan tentang otak, fungsinya apa dan letaknya di sebelah mana. Setelah selesai, dia balik bertanya pada kami, Ibu dan Bapaknya, "Kalau Bapak, punya otak nggak?" Sambil berpandangan menahan geli kami jawab, "Ya punya lah, semua orang punya." Untung saja di dekat kami tidak ada orang lain yang mendengar.
Kamis, 16 September 2010
Tugas Kita Adalah Menyuruh Anak Berhenti Membaca
Senin, 13 September 2010
tour de Kota
Minggu, 12 September 2010
Kucing2 ku
Mereka berdua kucing2 ku yang setia, yang selalu kembali ke rumah. Meski semenjak kembarku lahir, mereka kularang masuk rumah, tetapi mereka tak mau mencari tempat tinggal lain. Si hitam putih namanya Jennifer, betina, lahir bulan September 2006, dan yang coklat putih Brownies, jantan, adik Jennifer lahir bulan Maret 2007. Induk mereka berdua namanya Ayu, sudah mati, karena tua. Kunamakan Ayu karena parasnya paling ayu di antara kucing2 betina lainnya. Badannya mungil, langsing, mukanya imut. Wajahnya menular ke Jennifer, lihatlah, manis bukan.
Kira2 dua minggu lalu Jennifer melahirkan 3 bayi kucing. Ini kali kedua ia melahirkan, setelah sekian lama melajang. Bayi2 pertamanya mati semua. Yang kedua ini sehat2. Jennifer ini termasuk idola para kucing di tempatku. Selain parasnya ayu seperti induknya, ia juga agak jual mahal sama cowok. Jadinya lama melajang. Padahal pas melahirkan kemarin cowoknya datang, ternyata sangar, badannya gempal, mukanya banyak luka. Sepertinya ini pilihan Jennifer. Di antara ketiga bayinya ada salah satu yang mukanya mirip bapaknya. Sangar... Entah apakah ketiga bayi2 kucing ini akan betah pula disini atau akan minggat seperti saudara2 Jennifer dan Brownies
Rabu, 01 September 2010
Kasih Sayang Orang Tua
Malam ini saat anak-anak sudah tertidur lelap, saya pandangi
mereka satu-persatu. Betapa tak berdaya mereka dengan wajah kelelahan, setelah
seharian ini beraktivitas. Si sulung dengan kegiatan sekolahnya, dan si kembar
yang hampir berusia tiga tahun dengan keseharian mereka yang penuh dengan
permainan. Usia mereka yang sama sepertinya membuat suasana tak pernah sepi. Meski
kadang-kadang mereka masih menanyakan kakaknya, “Mas mana, Bu?” Sungguh mereka
sangat lucu dengan segala tingkahnya yang menggemaskan.
Langganan:
Komentar (Atom)