Rabu, 05 Desember 2012

Sosis Mi



Ini juga, dulu bekal sekolah mas Ahnaf.. Bikinnya gampang & nggak terlalu menyita waktu

Piscok



Dulunya, ini bekal snack mas Ahnaf, katanya di sekolahan ada yang jual di kantin. Saya tanya, "Minyaknya item nggak?"
"Huuu, uitem banget lo bu.."
Akhirnya saya bikinin sendiri.. Guampang kok..Bawa yang banyak ya Nak..

Selasa, 04 Desember 2012

Brokoli Goreng Tepung



Bahan :
Brokoli, rendam terbalik dalam air garam u/ menghilangkan ulat/kotoran. Potong kuntum.

Penyet Tempe Sambal Bawang



Resep ini saya buat jika sedang tak nafsu makan dan malas membuat makanan makanan yang serba lama. Dijamin setelahnya badan berkeringat dan lebih bersemangat.

Pisang Bakar


Ini adalah cemilan yang disukai Idris & Ilyas. Guampang banget, bahan2nya juga menyesuaikan apa yang ada di dapur..

Minggu, 02 Desember 2012

Jarban



Dulu saya tak pernah kenal istilah jarban. Dengar saja nggak pernah, apalagi tahu artinya. Namun semenjak beberapa bulan yang lalu, jarban mulai akrab di telinga saya. Tepatnya ketika mas Ahnaf mulai mondok di sebuah pesantren di Jawa Timur. Baiklah apa itu jarban? Asal katanya dari bahasa arab, yang artinya cobaan. Jarban itu istilah kalau di pondok, kalau di dunia kedokteran namanya scabies, kalau istilah orang ndeso seperti saya menyebutnya koreng, gudhiken.  Iya, semacam penyakit gatal-gatal yang hanya menyerang anak-anak pondok. Meskipun yang nggak di pondok juga bisa kena, tapi sebagian besar penderitanya adalah anak-anak pondok..


Apa sih penyebabnya kok menyerangnya anak-anak pondok? Jawabnya sederhana saja,

Kamis, 29 November 2012

Plagiator di Sekitar Kita


“Pak, yang tempat museum dimana?” kata Idris saat main berdua dengan Ilyas. Tadinya saya sempat kaget, kok dia bisa ngomong begitu. Lalu saya ingat-ingat kapan dia mendapatkan kosakata tersebut. Baru kemudian saya ingat ketika beberapa bulan yang lalu kami mengunjungi sebuah museum dan saya sempat menanyakan ke petugas saat itu, jalan masuk ke museum lewat mana. Rupanya hal ini terekam kuat di benak Idris dan Ilyas.

Saya sebagai ibu mereka sebenarnya sudah hafal kalau mereka ini sering merekam hal-hal yang pernah kami alami bersama. Biasanya kemudian akan ditirukan kembali di lain waktu. Buruknya, yang ternyata ditiru juga hal-hal yang kurang baik.