Entah kenapa setelah 25 tahun lebih, saya akhirnya kembali
lagi ke tempat ini. Dalam ingatan saya yang ketika itu masih bocah, tempat ini
biasa saja. Seperti halnya tempat-tempat wisata pada umumnya. Datang,
main-main, makan. Itu saja. Namun kini berbeda. Sebuah candi, yang merupakan
peninggalan sejarah masa lampau, tentu menyimpan cerita tersendiri. Bagi saya
tak hanya itu. Karena sekaligus mengingatkan pada masa kecil saya, masa lalu
saya, sejarah saya.
Ketika mencari jalan masuk menuju kawasan candi, kami sempat
kebingungan. Bukan saja papan penunjuk arah yang tak terbaca karena kecil,
namun di kiri kanan jalan telah muncul beberapa rumah. Jalanan yang dulu
terlihat lapang, kini terasa sempit. Padahal sebenarnya sama saja, bahkan kini
jalannya lebih halus karena telah diaspal.


