Sabtu, 04 Juni 2011

My Art Gallery




Poster2 ini sebenarnya sudah lama ingin saya buat, hanya saja mungkin sekarang waktunya yang cukup tepat. Beberapa di antaranya seperti 'Buah&Sayur', 'Popcorn', 'Menu' dan 'My Kitchen' idenya saya ambil dari '50 Desain Dapur' Seri Rumah Ide, GPU 2007. Sedang 'Kopi' dari Idea edisi 57/V/2008. Saya tertarik dengan konsep dapur yang kuno & ramai karena terkesan lebih 'hangat' bagi seluruh penghuni rumah.

Sedangkan ragam Isen-isen sengaja saya buat untuk memperkenalkan beberapa motif pengisi hiasan/batik, terutama pada anak2 saya. Bagi saya ini kali pertama membatik menggunakan cat, ternyata susah.

Ada lagi mural untuk kamar anak2 yang sebagian idenya saya ambil dari Seri Rumah Ide "Rumah Mungil" Imelda Akmal, karya Lani Cahyaningsari. Idenya kemudian saya padukan dengan kesukaan anak2 saya..

Taman Puri, Juni 2011

Jumat, 13 Mei 2011

Kekuatan Doa

Pernahkah kita merasakan kekurangan dalam anak2 kita? Entah kekurangan fisik, mental, kemampuan , ketrampilan, kepandaian dan lain sebagainya. Begitupun saya, karena tidak ada yang sempurna di dunia ini. Manusia diciptakan dengan segala kekurangan dan kelebihan masing2, begitupun anak2 kita. Salah satu hikmah yang dapat kita petik adalah bahwa mungkin kita harus berupaya lebih sabar lagi dalam mendidik anak2 kita dengan tambahan satu hal penting lagi, berdoa untuk mereka. Kekuatan doa ini benar2 disinyalir dapat meruntuhkan semua logika manusia. Apapun yang dirasa sangat tidak mungkin bagi manusia, maka tidak demikian dengan Tuhan. Begitupun sebaliknya.

Selasa, 15 Maret 2011

Resepku dimuat di Sekar - Risoles Gandum




Resep ini tercipta dari kemalasan, ingin memanfaatkan bahan2 yang tersedia di kulkas dan dapur. Bikinnya juga gampang
Bagi teman2 yg ingin mencontek resepnya, monggo...

Senin, 28 Februari 2011

Ada Power Rangers Di IGD

Saat anak pertama dulu saya cukup selektif memilih tayangan dan bacaan untuknya. Segala sesuatunya lebih terkontrol dan mudah dilaksanakan. Begitu pula tayangan TV, yang namanya Power Rangers (PR) adalah satu film yang tidak pernah kami tontonkan. Otomatis dia tidak menyukai hal2 yang berbau robot. Pikir saya saat itu khawatir efek kekerasan yang ada di dalamnya menular. Tetapi sekarang setelah si kembar hadir semuanya berbeda. Saya sendiri lupa dari mana awalnya si adik2 ini mengenal PR, sampai mereka begitu fanatik dan ngefans berat dengan geng robot asal Jepang ini. Entah kebetulan atau tidak. Bahkan kakaknya ikut menyukai meski tidak seheboh adiknya.

Akhirnya demi menuruti keinginan adik2 “Rangers” ini, kami membeli satu kaset berisi beberapa episode PR. Saya akhirnya tau kalau PR itu ada bermacam2. Ada PR Jungle Fury, PR Mistic Force, PR Overdrive, PR RPM, PR SPD, PR Thunderbird, dll. Nah kecintaan pada robot PR membuat si kembar terobsesi dengan aksesorinya. Misal pedang Rangers, yang kami buat dari karton tebal dan dimodifikasi untuk mengurangi efek bahaya seperti ujungnya dibuat tumpul, bahan lebih lunak dsb. Saat menonton PR anak2 tak lupa beraksi ala Rangers dengan pedangnya. Hal lain yaitu gambar Ranger, mereka senang sekali dan minta selalu digambarkan berulang2 dengan berbagai macam jenis dan pose Rangers.

Selasa, 22 Februari 2011

Ranah 3 Warna


Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:A Fuadi
Apabila anda sudah membaca Negeri 5 Menara (N5M) maka Ranah 3 Warna ini adalah buku kedua dari trilogi N5M. Buku pertama berkisah tentang pengalaman Alif saat menimba ilmu di Pondok Madani. Bagaimana ia diajarkan tentang ilmu dunia dan ilmu akhirat dengan sebuah mantra ‘Man Jadda Wajada’ siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses. Berbagai petuah saat menimba ilmu di Pondok ini menjadi bekal dirinya mengarungi kehidupan di kemudian hari.

Pada buku kedua ini dikisahkan perjalanan Alif melanjutkan belajar sesuai cita-citanya terdahulu untuk menginjakkan kaki di benua Amerika. Tidak mudah apalagi bagi dirinya yang lulusan pondok harus membuktikan bahwa ia dapat bersaing menuntut ilmu di jalur umum. Badai sesungguhnya datang saat ayahnya meninggal dan ia merasa sebagai anak laki-laki tertua harus menghidupi diri sendiri, kuliah dan melindungi ibu dan adik2nya di ranah kelahirannya. Ternyata mantra ‘Man Jadda Wajada’ saja tidak cukup. Ia teringat mantra kedua, ‘Man Shabara Zhafira’ siapa yang sabar akan beruntung, dengannya disambutlah nestapa itu sehingga ia dapat mengarungi cita2nya di 3 ranah sekaligus, yaitu ranah Bandung, ranah Amman (Yordania) dan ranah Saint Raymond (Kanada).

Rabu, 16 Februari 2011

Me Time

Ada juga orang menasehati, “Tidurnya jangan malam-malam..” Tapi suami malah menasehati saya  “Tidurnya jangan pagi-pagi..” Itu saat dia bekerja. Dua minggu lamanya dia harus meninggalkan kami untuk bekerja di luar kota. Selama itu pula saya harus menangani semuanya sendirian. Mulai urusan emak2 sampai urusan bapak2. Mulai urusan dapur sampai ban mobil, ngurus anak sampai ngurus pompa rusak, sumur bocor. Apapun itu kami sama2 menganggap tugas bersama.