Sabtu, 31 Desember 2011

Hidayah Itu Datang Di Tempat Yang Dilarang Berjilbab!!

Setelah membaca resensi antologi uni Dian Onasis yg berjudul ‘Dan Aku Pun Berjilbab’, tiba-tiba saya teringat pengalaman saat pertama kali berjilbab, awal tahun 1996.
Tahun 1995 setelah lulus SMA, saya diterima di sebuah Perguruan Tinggi Kedinasan, setelah melewati seleksi yang cukup ketat;  tes tulis, kesamaptaan, wawancara dan kesehatan. Saat itu saya boleh bangga dapat lolos dari ribuan peserta dari seluruh tanah air untuk menduduki sekitar 160 bangku kuliah yang disediakan. Tujuan utama saya waktu itu adalah karena bebasnya biaya kuliah. Bahkan beberapa fasilitas lainnya seperti uang saku, perlengkapan kuliah, makan siang, dll. Bahkan setelah lulus pun ada jaminan penempatan kerja dalam grup perusahaan.

Sabtu, 17 Desember 2011

Make Your Own Yoghurt !!




Kedua kembar saya (seperti halnya saya) kurang suka susu, tetapi memerlukan kalsium. Terutama Ilyas. Di usianya yang ke-4 ini gigi seri depannya mulai keropos, gigis kata orang jawa. Dokter mensinyalir saat di kandungan dulu asupan kalsium buat keduanya kurang berimbang. Tidak ada yang bisa dilakukan selain mempersiapkan calon gigi permanen yang akan tumbuh nanti dengan asupan kalsium yang memadai. Karena semakin hari mereka tidak menyukai susu, saya akali dengan beberapa olahan susu semisal keju & yogurt. Ini mereka lebih suka. Kalo susu sebanyak 50 ml saja mereka tak habis seorang, tapi 100-200 ml yogurt mereka bisa habis, apalagi jika disajikan dengan buah/madu/selai kesukaan.

Rabu, 07 Desember 2011

Keikhlasan Seorang Guru

Akhir2 ini perhatian saya banyak tertuju pada persiapan UASBN anak saya. Sebenarnya saya tidak ingin menjadikan beban buatnya yang kini duduk di bangku kelas 6. Tetapi mau tidak mau meski UASBN tidaklah boleh menjadi hal yang ditakuti siswa, namun tetap harus dipersiapkan dengan matang. Apa pasal?

Pertama, saya harus bisa bahu membahu dengan pihak sekolah untuk membantu anak saya menghadapinya, artinya di rumah pun tetap harus diajari.


Kedua, di saat seperti ini banyak teman2nya yang mengikuti bimbingan belajar di luar jam sekolah. Di Serang saat ini lembaga bimbel menjamur dimana2. Namun ketika ditawari anak saya tidak mau mengikuti satu bimbel pun. “Nggak mau, maunya belajar sama Ibu saja,” katanya. Artinya saya harus telaten dan memperkuat kesabaran mengajarinya di rumah setiap hari.

Rabu, 23 November 2011

How Embarrassing!! (partII: Menjelang Wisuda)


Kampus telah sepi. Gladi resik juga sudah usai sejak tadi. Hanya tinggal rekan-rekanku satu rombongan angkatan XV-Merak. Sedang yang lainnya membubarkan diri menuju tempat masing-masing. Usai makan siang dan sholat rencananya rombongan kami akan bertolak ke Serang dan Cilegon, di mana lima tahun terakhir ini kami ditempatkan bekerja. 

Mumpung masih ada waktu, aku dan Hastha, rekan perempuanku satu-satunya hendak ke toilet dulu sebelum perjalanan jauh. Ternyata semua toilet sudah dikunci. Kata salah seorang staf masih ada yang dibuka. “Di gedung baru Mbak, paling ujung dekat ruang Direktur,” katanya. Halah, jauhnya.. Di lantai dua lagi. Ya sudah, daripada kebelet di jalan.. Sambil cekikak cekikik berdua kami meluncur ke toilet tujuan. 

Sepi.. Dan dari tiga toilet hanya satu yang buka. “Hastha duluan aja,” kataku. Kupikir aku masih bisa nahan. Hastha selesai, giliranku. Aku masuk, menunaikan hajatku. Selesai, benah-benah, beres. Kubuka pintu, terkunci. Deg!! Kok terkunci sih. Kubuka lebih keras, masih terkunci. Aneh, biasanya kan toilet bisa dibuka dan dikunci dari dalam saja. Tadi waktu Hastha masih bisa. Kupanggil Hastha. Tiada sahutan. Lho kemana Hastha ini, mosok aku ditinggal sendiri. Sedikit panik kucoba lagi membuka pintu pelan-pelan, biasanya dengan sedikit perasaan hal-hal seperti ini berhasil.

Tirai2 Jahitanku..




Tirai2 ini kalau memesan di tukang tirai mahal harganya.. Dengan sedikit sentuhan, tirai jahitan sendiri jadi sedikit antik & tentu saja lebih puas..

Senin, 11 Juli 2011

Membuat Mural Sederhana

Beberapa teman saya baik di dunia nyata maupun maya, menanyakan bagaimana saya membuat mural sederhana di kamar anak2, seperti yang pernah saya tampilkan beberapa waktu yang lalu di http://tweenarti.multiply.com/photos/album/22/My_Art_Gallery atau My Mural. Di antara teman2 saya itu ada yang tanpa sepengetahuan saya tiba2 menyelinap ke kamar anak2 saya karena penasaran ingin melihat seperti apa sih wujudnya. Begitu pula poster2 jadul yang telah saya buat sebelumnya.

Pada akhirnya di antara teman saya ada yang serius meniru konsep mural yang saya buat untuk TK-nya. Kemudian teman2 yang lain juga ingin belajar membuat mural sederhana, nah daripada penasaran, saya contekkan cara pembuatannya.

Selasa, 05 Juli 2011

100 Peristiwa Yang Bisa Menimpa Anda


Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Comics & Graphic Novels
Author:Benny Rachmadi
Satu lagi novel grafis karya salah satu kartunis favorit saya, Benny Rachmadi. Baginya tidak ada orang yang aman dari ‘kesialan’. Namun kepiawaiannya mampu mengolah ‘kesialan’ itu menjadi karya yang unik dan menghibur. ‘100 Peristiwa Yang Bisa Menimpa Anda’ akan mengajak kita untuk menertawakan ‘kesialan’ yang bisa atau pernah menimpa kita.


Kartun yang kocak ini mampu mengocok perut, melupakan sejenak kepenatan akan tugas rutin kita sehari-hari. Memang hidup harus diselingi tawa, agar pikiran sedikit rileks. Tengoklah pada judul ‘Kehabisan Pulsa’ dan ‘Low Batt’, ketika kita berada di suatu tempat untuk mencari lokasi yang hampir susah ditemukan, pada saat yang sama kita tidak bisa meminta tolong teman karena HP kita kehabisan pulsa atau low batt.. Nah berasa tersesat deh.